Menariknya, kuliner khas China yang diklaim 100% halal ini tidak hanya dapat anda jumpai pada saat Imlek saja. Sepanjang tahun, saat anda memutuskan untuk mengunjungi negara yang dipenuhi oleh binatang menggemaskan, Panda, anda dapat dengan mudah mencicipi setidaknya satu dari beberapa macam kuliner khas China yang dijamin kehalalannya.

Salah satu negara di benua Asia yang terkenal memiliki ragam kuliner lezat yang dapat memanjakan lidah wisatawan ialah China. Ternyata negeri tirai bambu tersebut berhasil membawa pengaruh cukup besar bagi banyak hidangan yang berasal dari berbagai penjuru dunia.

  • Ayam Cincang Gong Bao
Ayam Cincang Gong Bao - Jenis Kuliner Khas China yang Dijamin Halal
Ayam Cincang Gong Bao – Jenis Kuliner Khas China yang Dijamin Halal

Kuliner khas China yang menggunakan daging ayam segar berkualitas sebagai bahan utama satu ini diolah dengan cara dimasak di atas wajan super panas. Meskipun terlihat sangat sederhana, siapa sangka cita rasa ayam cincang Gong Bao mampu membuat banyak lidah wisatawan merasa kelu.

Saking lezatnya, banyak wisatawan yang enggan pulang sebelum mencicipi ayam dengan saus khas China dan kecap manis serta tanuran kacang goreng dan cabai kering tersebut. Hampir di setiap restoran di China menyajikan kuliner tersebut. Bahkan, kuliner dengan cita rasa manis gurih tersebut telah diadaptasi oleh negara barat. Namun, dalam versi baratnya, ditambahkan beberapa bumbu seperti bawang putih dan tepung tapioka hingga menghasilkan konsistensi kekentalan yang sesuai dengan lidah masyarakat barat.

  • Wonton
Wonton - Jenis Kuliner Khas China yang Dijamin Halal
Wonton – Jenis Kuliner Khas China yang Dijamin Halal

Selanjutnya, pasti sudah tidak asing lagi di mata wisatawan mancanegara. Bentuknya yang khas menjadikan wonton begitu mudah dikenali sekaligus digemari. Wonton sendiri merupakan sejenis siomat yang diolah dengan cara dimasak layaknya sup. Sajian yang termasuk makanan tradisional khas China tersebut diperkirakan sudah ada sejak Dinasti Tang.

Dijamin halal sebab wonton menggunakan daging udang segar atau ikan berkualitas sebagai isian. Isian, baik yang menggunakan udang maupun ikan, akan dibungkus dengan kulit siomay dan direbus dalam kuah kaldu gurih.

Saking lembutnya, saat perlahan masuk ke dalam mulut anda, tak perlu susah payah menggigit. Cukup sedikit dikunyah dan langsung ditelan. Wonton umumnya disajikan dengan kuah sup pedas. Sehingga tidak mengherankan jika kebanyakan sup wonton dengan cita rasa pedas banyak dijumpai pada saat musim dingin.

  • Jiaozi
Jiaozi - Jenis Kuliner Khas China yang Dijamin Halal
Jiaozi – Jenis Kuliner Khas China yang Dijamin Halal

Masih dari keluarga siomay, Jiaozi terbuat dari daging ikan yang dikukus terlebih dahulu kemudian dibungkus dengan menggunakan adonan yang terbuat dari campuran tepung kanji dan tepung terigu.

Sama seperti wonton, Jiaozi termasuk ke dalam salah satu makanan khas China halal yang cukup banyak diminati oleh wisatawan mancanegara. Keberadaannya sejak berabad-abad lalu membuat Jiaozi banyak diminati.

Umumnya, Jiaozi dimasak dengan cara dikukus hingga bagian luar terasa sangat lembut. Namun, tidak sedikit juga yang mengolah Jiaozi dengan cara digoreng hingga berwarna cokelat keemasan dan disajikan dengan saus spesial untuk meningkatkan rasa sekaligus harga jual dari makanan tradisional tersebut.

  • Bingtanghulu
Bingtanghulu - Jenis Kuliner Khas China yang Dijamin Halal
Bingtanghulu – Jenis Kuliner Khas China yang Dijamin Halal

Hampir setiap anak muda di China sangat menggemari makanan satu ini. Selain murah, rasanya pun nikmat dan sangat cocok untuk disantap sambil jalan santai. Bingtanghulu merupakan manisan khas China. Makanan ringat tersebut mudah sekali ditemukan di pedagang kaki lima.

Manisan tersebut terbuat dari buah kering seperti strawberry yang ditusuk dengan menggunakan tusuk sate. Dalam satu tusuk, terdapat setidaknya tiga buah strawberry yang nantinya akan diceluplan ke dalam larutan gula cair.

Gula cair yang dimasak hingga mendidih akan melapisi buah kering tersebut dan akan mengeras dengan sendirinya hanya dalam hitungan beberapa detik saja. Saat musim dingin, pedagang bingtanghulu senantiasa memadati jalan-jalan utama padat wisatawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here