Taman Burung Bali Edukasi Konservasi Rekreasi

Taman Burung Bali, dikenal juga dengan nama Bali Bird Park. Memang di pulau Bali bukan hanya terkenal sebatas provinsi yang kaya keindahan alam, namun juga ada berbagai spot wisata menarik. Banyak wisatawan mancanegara yang jauh-jauh ke Bali untuk mengunjungi berbagai spot wisata tersebut, selain untuk menikmati keindahan alam Bali tentunya. Salah satu spot wisata menarik di Bali adalah Taman Burung, spot wisata ini sudah cukup terkenal, bahkan menjadi salah satu dari destinasi tujuan wisata wajib saat Anda berlibur ke pulau Dewata. Lokasi dari taman ini ada di Jl. Serma Cok Ngurah Gambir, di Singapadu – Batubulan – Gianyar. Mari baca selengkapnya.

Tema Taman Burung Bali

Di sini diusung tema yang terbilang cukup unik, adapun tema yang digunakan merupakan kombinasi dari 3 hal, yakni edukasi, konservasi, rekreasi. Tujuan utamanya tidak lain adalah edukasi, sebab memang spot wisata Taman Burung ini hendak memberikan berbagai pengetahuan baru pada para wisatawan yang berkunjung. Tentu saja infonya berkaitan dengan burung-burung, khususnya yang terdapat di taman tersebut. Anda dapat menemukan berbagai macam spesies burung di taman ini, tidak hanya spesies yang berasal dari tanah air saja, melainkan juga luar negeri, contohnya dari Amerika dan Afrika.

Ada Berapa Spesies Burung?

Jika Anda bertanya tentang itu, maka Anda dapat menemukan cukup banyak. Ada kurang lebih 250 spesies dan 1000 unggas. Dan berlanjut ke tema yang kedua, tema yang kedua yakni konservasi.

Di mana Taman Burung ini pun dijadikan lokasi konservasi, termasuk konservasi tanaman atau tumbuhan, dan tema terakhir adalah rekreasi. Tema yang terakhir terlihat jelas dari disediakannya wahana di tempat tersebut.

Yang Unik

Ada sesuatu yang cukup unik, yang dapat Anda temukan dalam Taman Burung. Adapun sesuatu yang unik tersebut yakni tiap-tiap unggas yang ditempatkan pada taman ini ditempatkan atas dasar lokasi asal mereka. Untuk contoh saja, jika burung tersebut asalnya dari Aceh atau Lampung, maka kandang yang digunakan pun didesain menyerupai provinsi itu. Dan bagi burung atau unggas yang berasal dari Amerika, untuk contohnya yakni Taucan dan Makaw, juga diberlakukan hal yang sama, kandangnya didesain sesuai dengan tempat asal mereka. Tujuan dari melakukan hal tersebut supaya burung-burung itu bisa beradaptasi tanpa kesulitan, dan tak mudah sakit. Selain itu, dengan menggunakan kandang tematik tersebut, maka akan menjadikan wisatawan semakin tertarik untuk melihatnya.

Untuk pengunjung di Taman Burung, sebanyak 40% berasal dari negara Indonesia, dan 60% wisatawan asing. Di sini Anda dapat menemukan wisatawan asing lebih banyak dibandingkan wisatawan lokal.

Fasilitas

Berbicara mengenai fasilitas, fasilitas yang tersedia di Taman Burung sudah cukup lengkap. Anda dapat menemukan tempat parkir yang cukup luas, kantin dengan ragam pilihan makanan, dan toilet yang bersih. Tidak seperti toilet di tempat wisata lain yang kadang kurang terawat.

Harga Tiket Masuk

Jika Anda hendak berwisata ke Taman Burung di Bali ini, maka Anda harus membayar Rp 100.000,00 (Orang Dewasa), dan jika mengajak anak-anak, maka harga tiket masuknya Rp 50.000,00 (Anak-anak).

Nah, sekarang Anda sudah mengerti gambaran mengenai taman Burung ini. Apabila Anda tertarik maka Anda bisa memasukkan taman ini dalam daftar kunjungan berikutnya. Sekian artikel tentang taman Burung Bali, edukasi, konservasi, dan rekreasi, semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here