Tips Diving Untuk Pemula
Tips Diving Untuk Pemula

Pasti ada momen pertama kali sebelum melakukan seuatu, hal ini termasuk pada saat melakukan Diving. Indonesia merupakan suragnya taman laut sehingga mencoba diving adalah kegiatan wajib yang harus dilakukan saat kita berwisata. Perlu diketahui ada beberapa tips diving untuk kalian yang baru mencobanya. Rasa takut atau deg-degan pasti akan dirasakan jika kalian belum pernah menyelam bermeter-meter kedalam laut. Namun mengingat keindahan laut yang sangat menggoda rasanya tak rugi jika mencoba olahraga ini.

  • Dengarkan Arahan Instruktur

Saat pertama kali mencoba diving, instruktur akan mengarahkan mengenai diving. Mulai dari cara menggunakan masker oksigen sampai dengan cara melihat kadar oksigen didalam tabung/ Penjelasan yang panjang lebar memang terdengar sedikit membosankan namun sebenarnya hal tersebut sangatlah penting. Dengarkan baik-baik dan tak perlu malu bertanya jika tak mengerti. Kebanyakan pemandu diving merupakan orang luar negeri sehingga penjelasan yang disampaikan akan menggunakan bahsa Inggris. Walaupun ada bebarapa pemandu yang bsia menggunakan bahsa Indonesia. Bertanyalah saat Anda tak merasa jelas mendengar.

  • Pilih Kacamata yang Pas di Wajah

Perlengkapan diving tentunya merupakan hal yang sangat penting karena akan menjadi modal untuk menjelajah dibawah laut. Kacamata renang yang pas degan wajah sangat penting apalagi untuk diver pemula. Mendapati air masuk kedalam masker pastinya akan membuat Anda merasa tak nyaman dan panik. Rasakan kekencangan kacamata saat melakukan fitting alat. Menunduk dan rasakan apakah masker terasa longgar. Jangan lupa untuk mengencangkan karet masker sebelum masuk kedalam air. Jika sudah terlanjur masuk kedalam masker angkat kepala sedikit kemudian buka masker dan dorong air dengan hembusan nafas dari hidung. Lakukan hal tersebut dengan cepat, kalau bisa sebaiknya latihan dahulu sebelum melakuakn diving.

  • Jangan tahan nafas saat didalam air

Jangan panik karena kalian memang tak harus tahan nafas saat berada dibawah aor. Kadang Anda mungkin secara tak sadara menahan sedikit nafas saat menghembuskan udara lewat mulut. Hal itu sangat berbahaya bahkan bisa menimbulkan kecelakaan paru-paru. Bernafas normal dan santai selama berada di air. Hirup udara dalam lewat mulut dan keluarkan semuanya lewat mulut juga. Kapasitas udara yang masuk dan keluar harus sama dan semuanya seimbang. Udara didalam tubuh juga akan membuat Anda lebih ringan sehingga bisa membuat terdorong ke permukaan lebih cepat.

  • Hafalkan Isyarat Tangan

Anda pastinya tak bisa berbicara didalam air. Kemudian diciptakan isyarat sebagai media komunikasi selama dibawah laut. Kenali dan hafalkan baik-baik isyarat tersebut. Salah isyarat akan berbeda artinya. Contoh, jika jempol keatas berarti Anda ingin atau diminta untuk naik ke permukaan. Sedangkan jempol kebawa isyarat untuk menyelam lebih dalam. Telapak tangan yang bergoyang membentuk seperti gelombang artinya ada masalah. Telapak menarik garis horizontal di leher menjadi isyarat yang artinya kehabisan oksigen.

  • Jangan Terlalu Jauh dari Pemandu

Boleh saja jika kalian ingin menikmati keindahan taman laut sendiri atau berjalan lebih lembat atau jauh dari pemandu, namun jangan terlalu jauh. Bagi Anda pemula akan lebih riskan mendapatkan masalah dibandingkan dengan yang sudah profesional. Kecelakaan akan lebih mudah terjadi saat masalah datang namun jauh dari pemandu. Keasyikan dalam melihat kecantikan terumbu karang bisa membuat lupa diri.

  • Sesuaikan Kuping dengan Tekanan Air

Setiap meternya, tekanan air akan semakin kuat. Kuping akan semakin sakit. Ada cara tersendiri untuk menghilangkan rasa sakit ditelinga saat berada didalam laut. Tekan dan hembuskan nafas dari hidurp dalam keadaan hidung tertutup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here