Tips Tawar Manawar di Pasar Xiang Yang China
Tips Tawar Manawar di Pasar Xiang Yang China

Destinasi wisata paling populer dikalangan fashionista satu ini sempat ditutup pada bulan Juni tahun 2006 lalu. Namun, siapa sangka jika para pedangan bekas Pasar Xiang Yang lebih pintar dari Pemerintah RRC yang menutup pasar atas desakan Pemerintah Amerika Serikat terkait dengan isu IPR atau HAKI.

Pasalnya, Xiang Yang Market atau yang lebih populer dengan nama Pasar Xiang Yang dipadati dengan barang-barang palsu dengan kualitas sebanding dengan barang asli namun ditawarkan dengan harga super miring.

Banyak fashionista yang rela terbang ke China hanya untuk berbelanja barang-barang palsu lho. Untuk mengobati kekecewaan para pelanggannya, para pedagang kemudian menemukan dua lokasi berbeda sebagai tempat sementara untuk kembali menjajakan barang dagangannya.

Lokasi pertama dapat anda jumpai di salah satu jalan utama di Shanghai, yakni Nanjing Road. Tak terpaut jauh dari Nanjing Road Walking Street, pada pedagang mantan Pasar Xiang Yang berkumpul di dalam sebuah gedung sederhana tiga lantai. Di dalamnya, anda dapat melihat bagaimana gedung tersebut terorganisir dengan sangat rapi. Terbagi atas banyak toko (kios) kecil, barang yang dijajakan seperti halnya tas backpack merk Swiss Army dapat anda bawa pulang cukup dengan merogoh kocek 85 Yuan per buah.

Lokasi kedua berada di Cipu Road. Barang-barang yang dijual ditempat ini kebanyakan produk garmen dari mulai kaos sampe jaket bulu imitasi untuk musim dingin dengan harga super murah, contohnya kaos sport merk NIKE dan ADIDAS dijual dengan harga sekitar 25 Yuan perbuah.

Tepat di lokasi kedua tersebut terdapat satu gedung yang khusus menjual barang-barang khas Xiang Yang Market, yang tentunya para pedagangnya adalah pedagang yang sama dari Xiang Yang Market juga. Harga bisa dikatakan sama murahnya dengan harga yang ditawarkan di Nanjing Road. Produk yang ditawarkan kurang lebih sama, yaitu jenis tas dari tas wanita sampai koper besar, jam tangan, aksesoris dan juga sepatu olah raga seperti merk Nike, Adidas, Puma dan masih banyak lagi.

Untuk mendapatkan harga yang sesuai dengan bujet, jangan malas untuk berkeliling. Anda tentu tidak boleh hanya terpaku pada satu penjual saja. Biasakan untuk membandingkan harga terlebih dahulu dengan toko (penjual) lain.

Yang tak kalah penting lebih baik berbelanja pada hari-hari biasa, dan bukan pada hari Sabtu atau Minggu. Sebab, pada saat akhir pekan tersebut banyak orang asing yang datang dan harga menjadi susah untuk ditawar. Minggu malam sebelum tutup bisa menjadi waktu alternatif untuk mendapatkan harga murah.

Berpelesir ke luar negeri tentu tak lepas dari “titipan” keluarga dan teman. Jika kebetulan anda berminat untuk mencari berbagai barang-barang bermerek sebagai buah tangan, anda wajib mengambil (membeli) dengan jumlah banyak. Umumnya, pedagang ex-Xiang Yang Market tak segan memberikan diskon besar-besaran jika anda berminat untuk mengambil dalam jumlah banyak.

Jika tips tersebut belum juga berhasil, anda mungkin dapat mencoba tips terakhir ini. Ketika tawaran yang anda berikan tak kunjung disepakati oleh pedagang, anda bisa pura-pura pergi dan tidak tertarik lagi untuk membeli. Tentu dengan harapan pedagang akan memanggil anda kembali dan menyetujui harga yang sudah anda ajukan sebelumnya.

Sudah banyak wisatawan yang mencoba tips terakhir tersebut dan terbukti berhasil. Kebanyakan dari pedagang ex-Xiang Yang Market percaya bahwa pembeli yang sudah menawar pantang untuk dilepas pergi begitu saja karena perbedaan pendapat (harga). Mereka tak segan untuk mengalah agar dagangannya laris manis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here